32 Gesper Dan 116 Kacamata Bermerk Milik Bos First Travel Disita Polisi

32 Gesper Dan 116 Kacamata Bermerk Milik Bos First Travel Disita Polisi

32 Gesper Dan 116 Kacamata Bermerk Milik Bos First Travel Disita Polisi – Polisi telah melakukan penyitaan terhadap ratusan barang-barang mewah milik bos First Travel. Barang-barang itu merupakan milik Direktur Utama Andika Surachman, Direktur Anniesa Hasibuan dan Komisaris Keuangan Siti Nurhaidah alias Kiki, yang kini ketiganya sudah ditahan di Polda Metro Jaya menjadi tahanan Bareskrim Polri.

Kabagapenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa menghitung secara rinci terkait aset-aset mewah milik tiga orang tersangka penipuan terhadap puluhan ribu calon jemaah umrah.

“Enggak bisa kita hitung, jadi kalau asetnya itu macem-macem. Ini ada beberapa, kalau yang disitakan ada beberapa mobil dan rumah ya,” kata Martinus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/9).

Lebih jauh, Martinus menerangkan bahwa dirinya hanya bisa menyebutkan beberapa barang mewah milik bos First Travel tersebut. Salah satunya itu seperti 116 kacamata milik Andika Surachman yang merupakan Direktur Utama.

“Nah ini tambahan ada beberapa yang disita yang kemudian ditunjukan ke penyidik, ada kacamata jumlahnya 116, gesper 32, kemudian 10 pucuk airsoft gun dan beberapa pedang replika,” terangnya.

Kemudian, dirinya juga menyebutkan beberapa barang mewah milik istri dari Direktur Utama First Travel yaitu Annisa Hasibuan yakni satu mobil Vellfire dan beberapa barang mewah lainnya.

“Kemudian ada 5 hp, terhadap tersangka Annisa Hasibuan, ada mobil Vellfire, STNK dan kunci beserta foto mobilnya, kemudian kunci ruko PT Annisa Fashion,” sebutnya.

32 Gesper Dan 116 Kacamata Bermerk Milik Bos First Travel Disita Polisi

Lalu, untuk barang mewah milik Komisaris Keuangan yaitu Siti Nurhaidah alias Kiki Hasibuan yang telah disita yakni satu buah mobil merek Fortuner. “Terhadap atas nama Kiki ada STNK ada kunci mobil Fortuner,” ucapnya.

Namun, sejumlah aset yang sudah disita polisi itu merupakan barang-bareng yang memang merupakan atas nama dari ketiga tersangka tersebut. Dan untuk barang-barang lainnya yang bukan atas nama tiga orang itu, polisi masih belum mengetahuinya.

“Yang atas namanya sudah diakui, yang belum atas namanya ini yang belum kita ketahui ya, kita berharap mungkin saja yang terjadi yang sedang digali ada aset-asetnya yang atas nama orang lain dan kemudian orang lainnya ini tidak mau mengembalikan,” paparnya.

“Apakah karena ada sebuah perjanjian diantara mereka, ataukah apakah ada sebuah penggelapan aset selama ini yang dilakukan, ini tentu yang harus dipelajari oleh penyidik,” tandasnya.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *