Basuki Tjahaja Purnama Akan Segera Bebas, Novel Mengaku Tidak Puas

Basuki Tjahaja Purnama Akan Segera Bebas, Novel Mengaku Tidak Puas
Basuki Tjahaja Purnama Akan Segera Bebas, Novel Mengaku Tidak Puas

Basuki Tjahaja Purnama Akan Segera Bebas, Novel Mengaku Tidak Puas

POKER24DK.COM, Berita Terupdate, Akurat Dan Terpercaya, Jakarta – Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama selaku mantan Gubernur DKI Jakarta telah diperkirakan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang.

Berita Terupdate, Berita Akurat, Berita Terpercaya, Berita Terkini

Sri Puguh Budi Utami selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengatakan jika di potong remisi Natal pada akhir tahun ini, Ahok akan bebas pada tanggal yang telah disebutkan itu. Sebelumnya Ahok juga telah mendapatkan remisi umum.

” Ahok selama ini sudah mendapat total remisi 3 bulan 15 hari, ” Ucap┬áSri Puguh Budi Utami, pada hari Jumat, 14 Desember 2018.

Meski begitu, ternyata meski Ahok telah dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama dan di hukum penjara selama 2 tahun lamanya. Hal itu rupanya masih membuat para pendemonya merasa tidak puas.

Novel Ternyata Masih Tidak Puas Dengan Hukuman Yang Di Terima Ahok

Seperti yang kita kutip dari JurnalIndonesia.co.id seperti di lansir oleh Suara.com, salah satu Tokoh Front Pembela Islam ( FPI ) Habib Novel Bamukmin mengatakan, masa tahanan yang diberikan kepada Ahok dinilai masih kurang dan tidak setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya.

BACA JUGA :

Ketika Bebas, Ahok Ingin Beri Sebuah Kejutan

Pekan Depan, Pembangunan Jembatan Nduga Di Papua Kembali Dilakukan

Pesawat Sering Jatuh, Kemenhub Keluaran Aturan Terbang

Pasalnya, menurut Novel, sebanyak 7 juta umat muslim saat itu sudah rela turun ke jalan demi melakukan aksi untuk rasa atau Aksi Bela Islam yang dilaksanakan pada 2 Desember 2019 lalu.

” Jauh dari rasa puas karena sudah didemo dengan Aksi Bela Islam sampai 7 juta orang, dan hanya mendapatkan hukuman 2 tahun, ” Ucap Novel, Jumat, 14 Desember 2018.

Novel pun membandingkan kasus Ahmad Musadeq yang sebelumnya mengaku seorang Nabi. Waktu itu Musadeq divonis 4 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan atas pasal penodaan agama pada tahun 2008 lalu.

Tidak hanya itu, Novel juga tidak yakin bahwa selama masa tahanan Ahok mendekam di Mako Brimob.

” kami pernah menjerat Ahmad Musadeq yang mengaku Nabi dengan hukuman penjara 4 tahun dan Ahok juga tidak di penjara di LP, dan meski di Mako Brimob pun kami ragu akan keberadaannya disana, ” Ucapnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Ahok dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penistaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016. Waktu itu hakim memvonis Ahok selama 2 tahun penjara. Ia pun telah menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017.

Sumber : JurnalIndonesia.co.id

Informasi Segala Pertanyaan Bisa Ditanyakan Langsung Via Live Chat Kami, Dengan Cara Klik Banner Di Bawah Ini, Anda Akan Langsung Tersambung Dengan Costumer Kami Yang Profesional.

Daftarkan Diri Anda Segera Menangkan Jackpot Hingga Ratusan Juta Rupiah

Berita Terupdate, Berita Akurat, Berita Terpercaya, Berita Terkini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here